Home Arah
Bookmark and Share
Arah
Arah gerak KPRM-PRD, orientasi politik dan kecenderungan organisasi.
title Filter     Tampilkan # 
# Judul Artikel Penulis Kunjungan
1 Menunggu (Lagi) Zaman Pencerahan di Indonesia? Max Lane 28
2 Tolak Kenaikkan TDL! Ganjar Krisdiyan 199
3 Mengapa Kiri Tidak Bersatu Saja? Zely Ariane 224
4 Materialisme, Dialektika, Sejarah, dan Perspektif Teoritik (Materialisme-Dialektik-Historis) [I] Doug Lorimer 251
5 Materialisme (Dialektika) Historis Sebagai Ilmu Doug Lorimer 176
6 Belajar Dialektika George Novack 302
7 Metode Berpikir Dialektis dalam Materialisme (dialektika) Historis Doug Lorimer 229
8 SEJARAH DUNIA MODERN Anonim 303
9 Mayday: Bukan Sekadar Perayaan Biasa Ganjar Krisdiyan 343
10 Pernyataan Sikap Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika: 100 Tahun Perjuangan Pembebasan Perempuan KN JNPM 395
11 Rezim Kapitalis SBY – Boediono, GAGAL Mensejahterakan dan Mendemokratiskan Rakyat KPRM PRD 401
12 ADA ALTERNATIF LAIN (DILUAR SISTEM KAPITALISME DAN PERDAGANGAN BEBAS ALA KAPITALIS) Budi Wardoyo* 695
13 National Summit 2009: Cara Si Pelayan Modal Melapangkan Jalan bagi Sang Tuan Penjajah Ata Bin Udi* 291
14 Indonesia, Bangsa Penjual Sumber Daya dan Bangsa Konsumtif Paulus Suryanta Ginting* 514
15 Kritik Terhadap Kaum Post Marxist James Petras* 660
16 Bebunyian Kesakitan rakyat (Manusia); Bebunyian Demi Pembebasan Rakyat (Manusia) Danial Indrakusuma 300
17 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA [XIII - XVI] Doug Lorimer 411
18 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (XII) Doug Lorimer 343
19 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (XI) Doug Lorimer 381
20 HAM 10 Desember Ganjar Krisdiyan 343
21 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (X) Doug Lorimer 334
22 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (IX) Doug Lorimer 299
23 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (VIII) Doug Lorimer 266
24 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (VII) Doug Lorimer 298
25 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (VI) Doug Lorimer 288
26 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (V) Doug Lorimer 344
27 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (IV) Doug Lorimer 310
28 STALINISME, MAOISME, DAN REVOLUSI CINA (III) Doug Lorimer 324
29 Menyebarkan Kesadaran Sosialisme di tengah Lautan Reformisme (I) Danial Indrakusuma 450
30 STALINISME, MAOISME DAN REVOLUSI CINA (II) Doug Lorimer 297

Catatan KPRM-PRD

Asal-usul Krisis Ekonomi, Politik, dan Budaya Indonesia.

A. Kolonialisme 350 tahun: Warisan kolonialisme pada Indonesia Merdeka.
B. Kekalahan kubu “sosialisme ala Indonesia” (kubu mobilisasi massa buruh-tani) pada tahun 1965 (yang mencari jalan kerakyatan untuk membangun Indonesia yang tidak tergantung pada imperialis) sehingga memungkinkan (i) pendirian rejim Orde Baru; dan (ii) ekonomi kapitalis yang tak berindustri; serta terutama (iii) penghancuran capaian-capaian revolusi nasional demokratik Indonesia selama 1900-1965 di atas kekalahan kubu sosialis pada tahun 1965 (rakyat harus belajar sejarah Orde Baru). Dengan kata lain, merupakan kemenangan (a) kediktatoran politik elit terhadap demokrasi mobilisasi massa dan (b) neo-kolonialisme.
C. Neo-liberalisme : Ketidakmampuan rejim politik elit ataupun ekonomi neo-kolonial membela rakyat dan negeri dari serangan globalisasi neo-liberalisme—yang merupakan bentuk ganas yang paling baru neo-kolonialisme—dan krisis kapitalisme internasional—yang kepentingannya memperbesar keuntungan dari investasi-investasinya, sehingga membutuhkan peningkatan pemerasan.

Siapa yang berjuang mati-matian, siapa yang berjuang setengah hati, dan siapa musuh-musuhnya?

Secara historis harus diketahui:
A. Kekuatan sosial (kekuatan kelas) yang bergerak dari masa ke masa. Peranan pemuda, intelektual muda, pedagang miskin, buruh dan tani dalam perlawanan terhadap kolonialisme sampai tahun 1949; terhadap pembangunan gerakan “sosialisme ala Indonesia” periode 1949-65; dan dalam perlawanan terhadap Orde Baru dalam tahap-tahapnya.
B. Sejarah siapa yang mengorganisir dan memperjuangkan ide (a) aksi massa dan (b) sosialisme ala Indonesia dalam semua periode tersebut, yang juga harus menggambarkan figur dan ide-idenya, serta juga organisasi politik yang berkembang.
C. Situasi sekarang.
Secara historis harus dijelaskan:
A. Kekuatan sosial (kelas) mana yang berkepentingan dan yang mampu melawan (proletar dan mahasiswa, dengan menjelaskan kedudukan khusus dari massa mayoritas,yakni massa semi-proletar dan burjuis kecil yang melarat dan tertindas—kaum miskin kota/Marhaen desa dan kota).
B. Siapa musuh rakyat dalam negeri dan mengapa: sisa-sisa Orde Baru, militer, reformis gadungan, nasionalis gadungan, yang semuanya berdiri di atas kepentingan kelas kapitalis dalam negeri dengan semua konflik-konfliknya. Siapa musah luar negeri: imperialis, pemerintah-pemrintah imperialis, lembaga finansial internasional, perusahaan MNC dan bank-bank internasional.
C. Siapa sekutu strategis dalam dan luar negeri, baik secara kelas maupun organisasi. Dalam menjelaskan aspek organisasi dalam negeri harus disertai dengan penjelasan yang teliti, peka, rendah hati tapi ilmiah terhadap situasi fragementasi kepeloporan. Sekutu strategis adalah calon mitra persatuan.
D. Siapa sekutu taktis: ini berubah dari waktu ke waktu, bisa kekuatan sosial (kelas atau suatu bagian dari sebuah kelas), bisa individu, bisa organisasi.