Home Stance Statement FPN Sumatera Utara, 2 Juni 2008
Bookmark and Share
Stance
Statement FPN Sumatera Utara, 2 Juni 2008 PDF
Written by KPRM-PRD   
There are no translations available.


FRONT PEMBEBASAN NASIONAL (FPN)

JNPM, FNPBI PRM, SMM, SMI Cab. Medan, JKRM, PPRM, IMAGA, BERCAK, LMND PRM SUMUT, BARMAS UMSU, HMI CAB. MEDAN, HMI FISIP USU, GEMPAR UMA, STN PRM SUMUT



TURUNKAN HARGA BBM!!!

NASIONALISASI ASET-ASET ASING DIBAWAH KONTROL RAKYAT!!!



Pada tanggal 24 Mei 2008 pemerintahan SBY-JK dengan semena-mena menaikkan harga BBM menjadi Rp 6000,-/ liter, Tanpa melihat bahwa pada kenyataannya rakyat sampai hari ini tidak mampu lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dengan dalih akan menyelamatkan APBN dan akan memberikan BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT), rakyat ditipu dan dibodohi dengan kebijakan yang katanya pro-rakyat miskin ini. Padahal, seperti halnya BLT yang sudah pernah dilakukan pada tahun 2005, BLT tidak pernah tersalurkan langsung ke rakyat. Rakyat Indonesia kembali dibodoh-bodohi.



Peristiwa ini tidak terlepas dari kerja-kerja tangan kaum imperialis (penjajahan gaya baru modal asing) yang selama ini meletakan modal sebagai kepemimpinan utama di seluruh dunia. Dimana dominasi negara berada dibawah kepentingan modal. Dengan kata lain, modal merupakan penguasa paling besar dibelahan dunia. Sejalan dengan dinaikkannya harga BBM dunia yang sebesar US$ 140, maka pemerintahan SBY-JK yang memang sejak awal pemerintahannya merupakan penghamba kaum pemodal dengan semena-mena menaikkan harga BBM menjadi Rp6000,-/ liter. Rakyat Indonesia perlahan-lahan semakin dicekik oleh kaum pemodal dan pemerintahannya sendiri (SBY-JK).

Terbukti dengan semua produk-produk politik kebijakan kepentingan Imperialisme (penajajhan gaya baru pemodal asing) yang selama ini digunakan dan diamini oleh rezim SBY-JK, antara lain: UU PMA yang diperbaharui pada tahun 2007, UUPA 1960 yang tidak pernah dijalankan secara konsisten, UU Ketenagakerjaan No.13 yang sesungguhnya tidak berpihak terhadapa buruh, anggaran pendidikan sebesar 20 % yang tidak pernah direalisasikan, dan berbagai undang-undang dan kebijakan yang sejatinya tidak berpihak kepada rakyat miskin.

Maka dengan ini, FRONT PEMBEBASAN NASIONAL menegaskan bahwa: “SBY-JK GAGAL MENSEJAHTERAKAN RAKYAT”

Dan dengan ini FRONT PEMBEBASAN NASIONAL juga menuntut :
Ganti pemerintahan SBY-JK dengan pemerintahan kerakyatan, modern, merdeka, bersih dan internasionalis
Bangun industri energi alternatif untuk mengatasi krisis energi di Indonesia
Stop pembayaran hutang luar negeri
Tolak BLT karena pada kenyataannya pada tahun 2005 tidak pernah tersalurkan kepada rakyat
Pendidikan gratis, ilmiah, demokratis dan bervisi kerakyatan
Tolak bantuan khusus mahasiswa (BKM) karena BKM adalah pembungkaman gerakan mahasiswa
Tanah, modal, teknologi murah, massal dan modern dibawah kontrol dewan tani
Nasionalisasi (ambil alih) industri pertambangan dan migas dibawah kontrol rakyat
Lapangan pekerjaan dan jaminan perumahan layak untuk rakyat
Hentikan penggusuran terhadap pengamen, pedagang kaki lima dan anak jalanan
Stop diskriminasi dan kriminalisasi terhadap perempuan
Tolak dan lawan biang keladi kenaikan BBM/sembako yaitu penjajahan modal asing, SBY-JK, reformis gadungan, militer dan sisa-sisa Orde Baru
Hapus sistem kerja kontrak dan outsourcing
Berlakukan upah layak nasional 
Air bersih dan kesehatan gratis untuk rakyat
Stop represifitas (kekerasan) yang dilakukan oleh aparatur negara terhadap aktifis
Bebaskan aktifis di seluruh Indonesia yang ditahan semena-mena

Demikianlah pernyataan sikap politik ini kami sampaikan. Sudah saatnya rakyat yang berkuasa dan berdaulat. Bukan saatnya kita berdiam diri lagi dan hanya bisa menjadi budak di negeri sendiri. Buruh, tani, mahasiswa, kaum miskin kota dan perempuan harus bersatu untuk berkuasa! Hidup rakyat!!!

Medan, 2 Juni 2008


FRONT PEMBEBASAN NASIONAL (FPN) :
JNPM, FNPBI PRM, SMM, SMI Cab. Medan, JKRM, PPRM, IMAGA, BERCAK, LMND PRM SUMUT, BARMAS UMSU, HMI CAB. MEDAN, HMI FISIP USU, GEMPAR UMA, STN PRM SUMUT